Arctera Capture adalah solusi komprehensif yang dirancang untuk merekam seluruh komunikasi bisnis tepat pada titik pembuatannya. Di era digital di mana komunikasi tersebar di berbagai platform, risiko kehilangan data atau manipulasi pesan menjadi ancaman serius bagi kepatuhan regulasi. Produk ini hadir untuk mengeliminasi celah data tersebut, memastikan setiap interaksi terdokumentasi secara utuh tanpa perlu melakukan rekonstruksi data yang memakan waktu saat terjadi audit atau investigasi.

Sistem ini bekerja dengan mengumpulkan data secara langsung dari berbagai sumber menggunakan API, journaling, dan konektor khusus, kemudian menstandarisasi data tersebut ke dalam format yang konsisten. Dengan pendekatan ini, konteks penuh dari sebuah percakapan—termasuk timestamp, peserta, thread, hingga lampiran—tetap terjaga. Data yang telah terstandarisasi kemudian disimpan dalam arsitektur penyimpanan yang immutable dan tamper-evident, sehingga integritas data terjamin dan tidak dapat diubah.

Implementasi Arctera Capture memberikan dampak bisnis yang signifikan dengan mengurangi risiko denda regulasi dan mempercepat respon terhadap permintaan audit. Organisasi dapat memperkuat posisi defensibilitas hukum mereka karena setiap keputusan bisnis yang diambil melalui saluran komunikasi dapat dilacak dan dijelaskan secara akurat. Hal ini menciptakan pengawasan yang konsisten di seluruh kanal komunikasi, mulai dari pesan instan, suara, video, hingga interaksi dengan sistem AI.

Fitur Utama

Mengapa Arctera Capture?

Berbeda dengan solusi capture tradisional yang seringkali mengandalkan aplikasi wrapper yang mengganggu pengalaman pengguna, Arctera Capture beroperasi secara native tanpa mengubah model keamanan yang ada. Kemampuannya dalam menangani fragmentasi komunikasi—mulai dari platform tradisional seperti email hingga alat modern seperti WhatsApp dan AI—menjadikannya solusi tunggal yang mampu menghilangkan kebutuhan akan berbagai alat capture yang terpisah. Fokus pada penghapusan proses rekonstruksi data memberikan efisiensi operasional yang jauh lebih tinggi bagi tim compliance dan legal dalam menghadapi tekanan audit.

Untuk Siapa?

Chief Compliance Officer (CCO), IT Infrastructure Manager, dan Legal Counsel pada perusahaan skala enterprise, terutama di industri yang teregulasi ketat seperti perbankan, asuransi, dan layanan keuangan.

Cocok Untuk

Scroll to Top